Kiper Terbaik Juventus Sepanjang Masa, Gianluigi Buffon

Kiper Terbaik Juventus Sepanjang Masa, Gianluigi Buffon

Pada tanggal 28 Januari 2017, Gianluigi Buffon merayakan ulang tahun ke-39 tahun. Kiper utama Juventus dan juga timnas Italia ini telah menorehkan banyak sekali gelar dan prestasi untuk klub kesayangan serta La Nazionale. Nyaris 21 tahun berkiprah di dunia sepak bola, Buffon yang memenangkan penghargaan Gianni Berra Awards Sportsman of the Year 2016 lalu mengungkapkan niatnya untuk pensiun setelah Piala Dunia 2018.

 

Kepiawaian Gianluigi Buffon menjaga gawang

Kepiawaian Gianluigi Buffon menjaga gawang kerap disejajarkan dengan kiper muda yang ternama pada saat itu Petr Cech, Samir Handanovic, Keylos Navas dan masih banyak kiper muda berbakat lain. Kepiawaian Gianluigi Buffon menjaga gawang sama sekali tak menurun bahkan terus menanjak naik hingga Juventus pun tidak akan pernah melepas kiper terbaik Italia tersebut.

 

Juventus sendiri mendatangkan Buffon dari Parma pada tahun 2001. Sebuah keputusan yang tepat sebab Si Nyonya Tua berani menjual salah satu pemain terbaiknya kala itu, Edwin Van Der Sar ke Fulham. Ternyata keputusan itu benar-benar keputusan terbaik yang pernah dibuat oleh Juve sebab Buffon langsung menunjukkan taring dengan dipilih menjadi kiper utama Juventus, Marcello Lippi.

 

Pada musim 2005/2006, kepiawaian Gianluigi Buffon menjaga gawang harus terhenti sementara sebab mengalami cedera dislokasi bahu hingga posisinya digantikan oleh Christian Abbiati yang berstatus sebagai pemain pinjaman dari AC Milan. Penampilan gemilang Abbiati pun tak sanggup menggantikan Buffon yang setelah sembuh dari cedera kembali menjadi kiper timnas Italia hingga membuat prestasi paling mengejutkan yaitu Italia sebagai juara Piala Dunia 2006.

 

Tidak ada segala sesuatu yang berjalan lancar dan sempurna begitu pula dengan karir Buffon bersama klub kebanggaan Juventus. Saat harus berhenti bermain di Liga Serie A karena hukuman degradasi yang dilayangkan akibat Juventus terbukti melakukan calciopoli. Namun, Buffon menunjukkan kesetiaan sebagai salah satu kiper terbaik Juventus hingga memilih bertahan meski sebagian besar rekan memilih hengkang.

 

Tak butuh waktu lama pasca Juventus terdegradasi, setahun kemudian Juventus kembali bermain di Liga Serie A. Bersama para pemain loyal Juventus seperti Alessandro Del Piero, Padvel Nedved, Mauro Camoranessi dan beberapa pemain lain yang bertekad akan mengembalikan kejayaan Bianconerri pada puncaknya hingga sukses menjadi juara pada tahun 2011 berkat kepiawaian Gianluigi Buffon menjaga gawang.

 

Kepiawaian Gianluigi Buffon menjaga gawangpun masih tetap diunggulkan apalagi saat Juventus berhasil masuk babak final Liga Champions 2015 meski harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor 3-0. Meski gagal pada tahun 2016 kemudian namun kini Juventus bertekad merebut gelar juara Liga Champions 2017 melawan Real Madrid mendatang. Apakah kepiawaian Gianluigi Buffon menjaga gawang berhasil membawa Juventus menjuarai Liga Champions 2017 nanti? Kita tunggu saja kejutannya.